Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net
Terwujudnya Kendal yang Beriman, Bertaqwa, Cerdas, Terampil dan Berbudaya

26 Februari 2008

POS (Prosedur operasional Standart) Ujian Sekolah 2008

Posted by Unknown 4:44 PM, under | 1 comment

silahkan klik pada gambar di atas untuk download file POS US 2008

Assalamualaikum Wr. Wb.

Untuk rekan-rekan guru yang membutuhkan Prosedur Operasional Standart Ujian Nasional 2008, POS sudah terbit dan dapat di download pada boxnet di side bar kanan weblog sma cepiring dengan alamat http://smacepiring.wordpress.com
(lebih cepet, karena langsung dalam bentuk zip yang berisi kata pengantar, sk pos, pso sd, pos smp, pos sma dan pos smk, tanpa harus download satu persatu)

Atau kunjungi Puspendik dengan melakukan klik pada http://www.puspendik.com/ver2/

Atau masuk ke milist pendidikan menengah kendal dan ambil dari menu file, atau klik disini

Semoga bermanfaat

Wassalam

25 Februari 2008

Karlsruhe

Posted by kangmisno 7:51 PM, under | No comments

Aku Sampai di kota Karlsruhe tgl 31 Oktober 2007 kotanya cukup indah, kecil berpenduduk sekitar 300.000 orang. Dahulu kota ini adalah ibukota negara bagian Baden, tapi semenjak digabung dengan Würtemberg, ibukota dipindah ke stuttgart.

Sejarah,iklim, dan penduduk kota Karlsruhe.

Karlsruhe tidak lepas dari sejarah kota kecil disisi timur kota tersebut, yakni Durlach. Raja durlach memiliki seorang anak bernama pangeran Carl dan ia membuatkan istana untuknya sebagai tempat peristirahatan. Tempat peristirahatan tersebut sangat hening dan tenang. Setelah beberapa tahun kemudian berkembanglah daerah tersebut menjadi sebuat kota kecil dan diabadikan dengan nama Karlsruhe, Karl diambil dari nama Carl sang pangeran tadi dan ruhe dari kata ruhig artinya tenang.

Rata2 suhu kawasan kota ini berkisar 10 derajat celcius, maklum letaknya kan di eropa, tapi hebatnya kota ini adalah salah satu kota terpanas di jerman, jika musim panas datang suhu bisa mencapai 36 derajat dengan kelembaban tinggi. Sepanjang musim dingin, jarang sekali salju turun seperti layaknya di kota munich misalnya, kalau dihitung paling cuma 1 minggu turun salju.

Penduduk kota karlsruhe yang berjumlah sekitar 300 ribu tersebut mempunyai komposisi anak kecil lebih sedikit dari orangtua, hal ini disebabkan keengganan anak muda jerman untuk menikah, apa lagi punya anak mereka pikir punya anak itu repot sekali, tidak heran ketika masa tua mereka kesepian karena tidak ada memiliki sanak saudara, dengan jumlah penduduk yang semakain menurun tersebut menjadi persoalan yang serius pada masa yang akan datang.

Sistem transportasi

Kota Karlsruhe terletak dioberrheine, sehingga kontur tanahnya sangat datar hal ini sangat cocok untuk bersepeda, kemana2 dekat dan pemerintah kota menyediakan jalur khusus untuk pejalan kaki dan pemakai sepeda. Bahkan dipusat kota tepatnya di jalan kaiserstrasse ada kawasan pejalan kaki, jadi hanya diperbolehkan untuk perjalan kaki dan tram/s-bahn. Kendaraan pribadi dilarang melewati kawasan ini

Cerdasnya sistem transportasi masal disini harus kita acungi jempol karena yang terbaik di eropa. Sebut saja ada Tram, S-Bahn(Sub-urban Train) dan tidak ketinggalan bis.

S-bahn melayani penduduk yang tinggal di sub-urban, bahkan kereta ini bisa masuk ke sistim jalur kereta api jarak jauh, menyebabkan angkutan ini sangat ramai digunakan terutama di jam sibuk. KVV (Karlsruhe Verkehrsverbund) adalah operator dari sistem layanan transportasi di wilayah karlsruhe dan sekitarnya. Dari website KVV kita dapat mengetahui secara online jadwal Bis, Tram dan S-Bahn secara aktual, bahkan jika dalam perjalanan kita bisa mengakses jadwal dengan cara mengirim SMS..

Kita dapat leluasa mengetahui jadwal kapan kereta datang serta waktu tempuh dari suatu halte ke halte yang dituju sehingga perjalanan kita pun sangat nyaman, efektif dan efisien.

Pendidikan

Pada sektor ini yang harus menjadi pemikiran kita bersama bahwa pendidikan di jerman gratis dari sekolah dasar hingga level S3, bahkan S3 dibayar. Namun karena keputusan politik sejak mulai tahun 2006, sebagian dari negara bagian menerapkan kebijakan retribusi pendidikan sebesar 500 euro untuk mahasiswa Strata S1.

Di Jerman pada umumnya jenjang pendidikan formal tediri atas :

Pendidikan dasar

  • Grundschule (Sekolah Dasar), sekolah dasar berlangsung dari tahun (1 sampai 4), setelah itu siswa dan orangtua di bantu guru akan menetapkan apakah anak tersebut akan memilih pendidikan kejuruan atau sekolah umum.
  • Realschule, Anak yang memilih sekolah ini memilih untuk cepat berpenghasilan tanpa terlalu lama mengenyam bangku sekolah. Jebolan sekolah ini dipersiapkan sebagai tenaga ahli menengah/teknisi, contohnya: ahli bangunan, ahli mode dan design, ahli listrik, pemanas, kasir, ahli taman, pegawai pelayanan publik. Pendidikan berlangsung dari tahun ke 5 sampai 10. Kemudian dilanjutkan magang di industri selama 3 tahun.
  • Hauptschule, kurang lebih sama dengan realschule, tapi anak yang nilainya kurang baik masuk sekolah ini karena untuk masuk realschule dan gymnasium butuh nilai dengan rata2 baik.
  • Gymnasium (Sekolah Menengah Umum), dipersiapkan untuk anak yang ingin melanjutkan kuliah baik ke sekolah guru, politeknik atau universitas, berlangsung dari tahun ke 5 sampai ke 13. Diakhir sekolah, akan diadakan ujian akhir (abitur) kalo di indonesia mirip EBTANAS kali yah.

Di Karlsruhe sendiri terdapat 47 SD, 27 Hauptschule, 11 Realschule dan 13 Gymnasium dengan total 28.691 siswa.

Pendidikan tinggi

Di kota ini terdapat beberapa perguruan tinggi yang terkenal di dunia diantaranya yaitu :

Hochschule Karlsruhe merupakan sekolah Ingineur terbesar dinegara bagian Baden-Würtemberg, memiliki sekitar 6000 student. Didirikan pada tahun 1878, sekolah ini telah menghasilkan ribuan Ingineur yang tersebar dan berkarir diberbagai bidang industri di jerman sebut saja raksasa automotive dunia Daimler-Benz AG.

Sekedar informasi, pemerintah kerajaan Malaysia mengirimkan tiap tahunnya 10 student untuk bersekolah di kota ini saja, belum ke kota2 yang lain di jerman. Mereka mendapat beasiswa dari negara bagian Baden-Würtemberg dan Kerajaan malaysia, ini merupakan program G to G yang telah berlangsung beberapa tahun yang lalu.

Bagi rekan-rekan yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, HS-Karlsruhe menyediakan program (S2) / International Graduate Program (M.Sc), antara lain:

  1. Sensor System Technology, pendidikan dapat ditempuh dalam 4 semester termasuk thesis. Kuliah berlangsung penuh dalam bahasa inggris.
  2. Geomatics (geo-informatic), bisa ditempuh dalam 4 semester termasuk thesis. Tahun pertama kuliah berlangsung dalam bahasa inggris, kemudian tahun kedua dalam bahasa jerman, (50-50).

Universitas dimana aku mengikuti program sit in mendapat predikat sebagai satu dari 3 universitas elit se-jerman, menjadikan Uni-Karlsruhe semakin atraktif menarik minat pelajar dari seluruh penjuru dunia. Ditambah biaya hidup dikota ini yang sangat jauh lebih murah ketimbang kota munich yang memiliki universitas elit (TU-München), karlsruhe dalam kurun waktu 2 tahun telah diinvasi ratusan mahasiswa khususnya dari RRC. Mereka diberi kelonggaran untuk kuliah di jerman dikarenakan banyak sekali proyek-proyek di negara tersebut yang diberikan kepada pemerintah dan kalangan industri jerman. Bisa dibayangkan RRC setelah 10-20 tahun lagi? nah sekarang dimana pelajar dari indonesia yang tiap tahunnya menyusut? adakah perhatian dari pemerintah?.

Dari Universitas ini lahir ilmuwan Herz ( penemu frekuensi).

Disamping 2 perguruan tinggi yang terkenal tersebut juga terdapat bebrapa lembaga pendidikan formal diantaranya :

  • Pedagogische Hochschule (Sekolah Guru/IKIP)
  • Staatl. Hochschule für Gestaltung (Sekolah Disain)
  • Hochschule für Musik (Sekolah Musik)
  • Akademi der Bildenden Künste (Akademi Senirupa)
  • Berufsakademie für Tecknik und Wirtschaft (Politeknik).

Itu dulu ya sekilas tentang kota kecil di jerman yang mempunyai sistem transportasi modern, nyaman, tenang dan terkenal akan universitas tekniknya.

Salam

Kang misno

22 Februari 2008

Panduan Materi Ujian Nasional SD, SMP, SMA, SMK

Posted by Unknown 9:09 AM, under | No comments

Assalamualaikum.
Menanggapi surat dari sdr alex sihite dari Sumatera Selatan tentang Panduan Materi untuk SMP, maka untuk mempermudah proses download dan pelayanan bagi anggota milist pendidikan _menengah kendal, kini kami upload materi terisebut pada menu kisi --> Panduan Materi UN 2008 --> Panduan Materi SMP.
Untuk tingkat SD juga telah kami upload.
Semoga bermanfaat.
Wassalam.

21 Februari 2008

PANDUAN MATERI UJIAN NASIONAL 2008

Posted by Unknown 12:10 PM, under | No comments

Assalamualaikum wr. wb.
Untuk anda yang menginginkan panduan materi Ujian Nasional 2008, yang berisi SKL, contoh indikator, butir soal dan kunci, silahkan download melalui weblog sma cepiring dengan alamat :
http://smacepiring.wordpress.com
Semoga bermanfaat.
Wassalam

18 Februari 2008

Hasil Sementara Uji Coba Ujian Nasional I

Posted by Unknown 10:34 AM, under | 1 comment

Berdasarkan analisis hasil uji coba ujian nasional I (dengan semua
keterbatasannya) dapat disampaikan hal-hal berikut:

Untuk SMA
1. program IPA dengan jumlah peserta 1886 jumlah siswa yang lulus
sebanyak 131 atau 6,95 %
2. Program IPS dengan jumlah peserta 4894 yang lulus 141 atau 2,88 %
3. Program Bahasa dengan jumlah peserta 1242 yang lulus 65 atau 5,23
%

Untuk SMK
1. Bidang Keahlian Bisnis Manajemen jumlah peserta 809 yang lulus
115 atau 14,22 %
2. Bidang Kehlian Teknologi Industri jumlah peserta 2054 yang lulus
207 atau 10,08 %
3. Bidang Keahlian Pariwisata jumlah peserta 333 yang lulus 34 atau
10,21 %

Dengan hasil ini diharapkan menjadi perhatian kita semua :
1. Dinas pendidikan untuk meningkatkan pelaksanaan uji coba sehingga
hasilnya bisa dapat menggambarkan keadaan yang sesungguhnya.
2. Sekolah agar lebih mempersiapkan siswanya dengan melaksanakan
perbaikan proses pembnelajaran yang lebih baik
3. siswa agar belajar lebih giat.

Semoga hasil ini memacu kita bersama untuk melaksanakan proses
perbaikan dimasa yang akan datang terutama pada ujicoba tahap II.

Target yang diharapkan dari pelaksanaan uji coba:
1. pelaksanaan lebih baik
2. tingkat kelulusan lebih tinggi
3. rata-rata nilai lebih tinggi

disalin dari : http://asia.groups.yahoo.com/group/Pendidikan_Menengah/message/120

12 Februari 2008

Banyak Penyimpangan dalam Sertifikasi Guru

Posted by Utomo 6:14 AM, under | No comments

SEMARANG - Secara umum pelaksanaan sertifikasi guru (SG) telah berjalan dengan baik. Namun masih ada beberapa penyimpangan dan kendala di antaranya pemalsuan dokumen, pemotongan honor asesor, dan upaya penyuapan. Selain itu, sebagian besar asesor menilai banyak kejanggalan dalam dokumen yang ditemukan.Hal tersebut diungkapkan Direktur Pembinaan Diklat Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPK) Depdiknas Sumarna Surapranata sebelum membuka Rakor Terpadu Peningkatan Mutu Pendidikan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Srondol kemarin. Menurutnya, sudah terjadi penyimpangan sejak sosialisasi, program SG yang dilakukan di sembilan provinsi termasuk Jateng itu. "Sosialisasi di beberapa provinsi dikomersialkan oleh oknum asesor dan dinas dengan harga Rp 20 ribu sampai Rp 250 ribu per acara per orang," katanya pada acara yang juga diisi penyerahan sertifikat ISO 9001 : 2000 kepada LPMP Jateng tersebut.Saat pelaksanaan SG, juga terjadi penyimpangan seperti pemalsuan dokumen, pemotongan honor asesor, dan upaya penyuapan. Sumarna menambahkan asesor juga menemukan sejumlah kejanggalan dalam pemeriksaan dokumen. "Sebanyak 87 persen asesor mengaku menemukan kejanggalan, 13 persen lainnya tidak," terang Sumarna. Kejanggalan yang ditemukan adalah pemalsuan nama (31 persen), pemalsuan tanggal (22 persen), pemalsuan tanda tangan (13 persen), dan lainnya (34 persen). Tindakan ketika asesor menemukan kejanggalan yaitu memberi catatan (44 persen), menganulir dokumen portofolio (25 persen), melaporkan ke panitia (23 persen), dan tindakan lain (8 persen).Sebagian komponen penilaian juga sulit dipenuhi guru di daerah. Komponen tersebut di antaranya karya pengembangan profesi (48 persen), penghargaan yang relevan di bidang pendidikan (31 persen), dan keikutsertaan dalam forum ilmiah (20 persen).Demi mencagah hal tersebut, dia memberikan sejumlah rekomendasi. Diantaranya adalah melaksanakan monitoring dan evaluasi SG secara berkelanjutan dengan melibatkan komponen masyarakat yang relevan, melarang segala bentuk komersialisasi sosialisasi SG, membuat sistem kendali mutu secara keseluruhan, dan memberi sanksi hukum pada pihak yang melanggar.Sementara Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng Makali menjelaskan tujuan Rakor terpadu yang diikuti peserta dari seluruh Jateng tersebut adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan mutu pendidikan di Jateng dan di Kabupaten/Kota di dalamnya. "Kita berharap mendapat solusi untuk meminimalisir disparitas perbedaan mutu pendidikan di Kabupaten/Kota," lanjutnya.Guna menekan disparitas tersebut, peningkatan mutu pendidikan tak bisa hanya dilakukan oleh LPMP, tapi juga menggandeng pihak lain seperti Komisi di DPRD Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.(ric). Sumber: Jawa Pos 12/2/2008

11 Februari 2008

Free CD Arsip Soal Ujian Nasional SMA 1986 s.d. 2006

Posted by Unknown 9:01 AM, under | No comments

Assalamualaikum wr. wb.
Untuk rekan-rekan di wilayah kendal dan sekitarnya yang menginginkan CD soal-soal ujian nasional yang cukup lengkap dari tahun 1986 s.d. 2006 dari semua mata pelajaran silahkan dapat menghubungi yoshi rachmartdi, SMA Cepiring. dengan sebelumnya mengkonfirmasi terlebih dahulu di 0294 5700319.
Semoga bermanfaat, amin
Wassalam

09 Februari 2008

Soal UN dalam Format ZIP

Posted by Unknown 1:24 PM, under | No comments

Assalamualaikum wr. wb.
Menanggapi keluhan yang disampaikan pada shoutbox weblog ini, saya mencoba menanggapinya dengan memberikan kemudahan yang barangkali tidak akan membuat kita terjebak pada situs pornografi akibat dari splash web yang muncul ketika melakukan download, hanya konsekwensinya bagi yang akan melakukan download harus menggabung dulu pada milist pendidikan menengah kabupaten kendal yang dapat anda akses langsung dengan melakukan tautan disini
Semoga bermanfaat
Wassalam

07 Februari 2008

GURU/DOSEN PNS: GAJI FULLTIMER KERJA PART-TIMER

Posted by Utomo 8:24 AM, under | 5 comments

Salah satu masalah terbesar dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia adalah masalah profesionalisme guru. Statistik tentang kelayakan guru mengajar sangat mencemaskan. Dari kualifikasinya saja sebagian besar guru-guru kita tidak layak mengajar. Itulah sebabnya pemerintah berusaha keras untuk meningkatkan kualifikasi mengajar mereka dengan anggaran pendidikan 20% tersebut.Tapi itu baru sebagian dari masalah. Ada masalah yang juga sama besarnya tapi belum pernah dipikirkan solusinya secara sungguh-sungguh, praktek guru yang digaji fulltimer tapi bekerja parttimer. Selagi pandangan umum menyatakan bahwa profesi guru atau dosen adalah profesi yang paling sedikit penghargaannya dan paling kecil gajinya, banyak fakta yang menunjukkan bahwa jika dihitung-hitung sebenarnya guru di Indonesia justru dibayar terlalu tinggi karena jam kerjanya yang terlalu sedikit. Tak percaya?
Cobalah masuk ke sekolah-sekolah publik kita dan tanyakan berapa hari seorang guru bekerja dan Anda akan menemui kenyataan bahwa guru tidak datang ke sekolah setiap hari sebagaimana profesi lain. Mereka hanya datang jika ada jam mengajar dan itu bisa berarti kadang-kadang hanya 2 atau 3 hari dalam seminggu. Kalau pun mereka datang mereka juga tidak ‘fulltime’ mulai jam 8 sampai jam 4 sore seperti profesi lain, melainkan hanya pada saat mengajar saja. Dan itu bisa berarti beberapa jam saja.Saya punya teman guru yang kebetulan jam mengajarnya hanya sedikit, 12 jam seminggu (ada yang lebih sedikit dari itu). Jangan berpikiran bahwa 12 jam itu 12 x 60 menit, tidak. 12 jam tersebut adalah 12 jampelajaran dan 1 JP adalah 45 atau 40 menit saja. Jadi kalau 12 JP sama dengan 12 X ¾ jam = 8 jam. Dan ia benar-benar hanya datang ketika ada jam mengajar saja yang sudah diatur agar bisa cukup dua hari saja dalam semingu. Selebihnya ia menjadi ‘ronin’ dengan mengajar dimana-mana.Jadi meski resminya ia adalah guru PNS di sekolah dimana ia ditugaskan tapi ia justru lebih banyak di luar sekolah pada jam-jam kerja. Enak kan! Ia adalah guru tetap yang ‘tidak tetap’! Guru yang dibayar olehnegara sebagai pekerja penuh waktu yang bekerja hanya paruh waktu. Tapi ia tidak sendirian. Saudara saya yang menjadi dosen di PTN ternyata lebih banyak nongkrong di rumah ketimbang di kampusnya. Alasannya sama, ia hanya wajib datang pada saat tugas mengajarnya yang ternyata hanya dua hari dalam seminggu.
Berdasarkan pemantauan saya ke berbagai daerah, praktek datang hanya pada jam mengajar ini ternyata merupakan praktek yang umum di mana-mana. Tak ada satupun sekolah menengah yang saya kunjungimenerapkan jam kerja 40 jam seminggu sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan jam kerja PNS. Alasannya? Karena sudah merupakan ‘konvensi’. Praktek tersebut di’legal’kan karena alasan gaji guru/dosen kecil sehingga guru dan dosen ‘berhak’ dan diberi kesempatan oleh pemerintah untuk ‘moonlighting’ alias nyambi. Dan ini praktek yang dilakukan secara ‘nasional’ lho! Rasa-rasanya hanya di Indonesia guru PNS diperbolehkan untuk ‘moonlighting’. Tak ada praktek semacam ini terjadi di berbagai negara lain yang pernah saya kunjungi. Setiap guru sekolah hanya mengabdi pada satu sekolah secara penuh waktu. Berapa gaji teman saya sebagai PNS? Ia bilang bahwa gajinya sebagai PNSitu kecil dan ia hanya terima sekitar 2 juta sebulan. Tapi kalau melihat kecilnya jam kerjanya maka sebetulnya gaji 2 juta tersebut terlalu tinggi. Seorang guru baru di Malaysia memperoleh gaji sekitar4,5 juta jika kita kurskan ke rupiah. Para guru yang saya beritahu selalu berkomentar bahwa gaji guru Malaysia jauh lebih tinggi daripada mereka. Tapi ada fakta lain yang tidak mereka ketahui, Para guru diMalaysia harus bekerja 40 jam seminggu. Benar-benar 40 jam seminggu mulai jam 8 pagi sampai dengan jam 4 sore. Persis seperti karyawan perusahaan lainnya. Jadi kalau dibandingkan sebenarnya gaji guru diIndonesia jauh lebih tinggi ketimbang gaji guru di Malaysia. Gajinya memang tidak sampai 1/2 dari gaji guru Malaysia tapi jam kerjanya hanya 1/5. Hanya kepala sekolah atau pejabat struktural kampus yang datang setiap hari. Lainnya menikmati praktek ‘gaji fulltimer kerja parttimer’ ini. Enak kan! Guru-guru di Malaysia dan Singapura yang saya beritahu tentang praktek ‘moonlighting’ di Indonesia ini merasa heran dan tak habis pikir bagaimana praktek semacam ini bisa dilakukan dalam skala nasional. Kalau Anda mengira mereka akan berkomentar, :”Enak ya guru di Indonesia karena jam kerjanya sedikit.” Anda akan kecewa karena komentar mereka justru “Bagaimana sekolah nak berkualiti bila cik gu tak turun setiap hari? Siapa yang urus tu budak-budak?” demikian komentarnya.
Guru yang paling banyak jam kerjanya ternyata adalah guru SD. Mereka harus datang setiap hari karena sebagian besar dari mereka adalah guru kelas (meski di banyak sekolah sudah mulai menerapkan guru bidang studi sehingga praktek ‘moonlighting’ ini juga sudah masuk ke guru SD juga).Dengan menjadi guru kelas mereka tidak mungkin tidak hadir tiap hari. “Siapa yang urus tu budak-budak?”.Meski demikian jam kerja guru SD yang paling maksimal pun sebenarnya masih di bawah ketentuan kewajibannya. Rata-rata jam belajar SD hanya 5 – 6 jam sehari dan pada hari Jum’at lebih sedikit lagi. Para guru juga mendapat ‘cuti’ atau liburan yang jauh lebih banyak ketimbang PNS atau karyawan swasta lainnya. Dalam bulan puasa seperti ini libur sekolah bisa mencapai 40 hari! Itu belum lagi libur semester dan kenaikan kelas. Setiap kali siswa libur mereka juga libur. Kan sekolah tutup! Paling juga ada kerja piket beberapa hari.
Tapi bukankah tugas guru bukan hanya mengajar? Guru kan juga membuat persiapan, memeriksa pekerjaan rumah siswa, membuat laporan, ikut MGMP, dll…dll.. Itu semua harus dihitung dong!Alasan yang bagus. Sayang sekali bahwa praktek itu cuma teori saja. Sangat jarang ada guru yang membuat persiapan mengajar dan hanya guru-guru di sekolah swasta yang bagus saja yang menekankan pentingnya persiapan bagi guru sebelum masuk kelas. Guru-guru di sekolah publik kita rata-rata tidak membuat persiapan, tidak memberikan tugas PR secara rutin (sehingga tidak ada yang perlu diperiksa kan?), tidak membuat laporan secara rutin, dan juga tidak mengikuti kegiatan MGMP secara rutin (lha wong kegiatannya sendiri nggak ada kok dan yang ada cuma kongkow-kngkow!).
Seorang teman yang mengajar di sekolah swasta prestisius dengan gaji yang cukup ternyata masih tertarik untuk menjadi guru PNS. Apa alasannya? Banyaknya waktu luang yang dimiliki oleh guru PNS! Dengan waktu luang tersebut ia merasa yakin dapat melakukan lebih banyak bagi perkembangan profesinya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan pendidikan di luar sekolah. Ini idealisme dalam bentuk lain memang tapi ini menunjukkan bahwa dengan menjadi guru PNS, walaupun gajinya lebih rendah, jam kerjanya lebih sedikit dan tuntutan profesionalismenya sangat rendah. Meski semua guru yang saya kenal mengakui adanya praktek ini dan tahu bahwa ini sebenarnya bertentangan dengan peraturan kepegawaian dimana mereka wajib bekerja di sekolah selama 40 jam/minggu, mereka tetap merasa bahwa praktek tersebut adalah wajar karena gaji guru itu kecil dan mereka tidak bisa hidup dengan hanya mengajar di satu sekolah. Lagipula kalau mereka tidak mengajar di sekolah swasta maka akan tidak akan ada guru yang bisa mengajar di sekolah swasta tersebut karena kurangnya guru di daerah. Selalu ada alasan kuat untuk melakukan praktek tersebut. Apa yang hendak Anda katakan untuk menghentikan praktek ini jika alasan yang diberikan adalah alasan perut dan demi ‘kemanusiaan’? Tak ada kepala daerah, apalagi kepala sekolah, yang berani bersikap tegas dalam hal ini karena ia akan dianggap tidak berprikemanusiaan alias ‘raja tega’ terhadap guru yang terlanjut dianggap bergaji rendah dan ‘tidak manusiawi’. Situasi ini nampaknya benar-benar dimanfaatkan oleh para guru untuk kepentingan pribadi mereka, meski sebenarnya mereka juga paham bahwa kondisi seperti inilah yang sebenarnya membuat kualitas pendidikan di negara kita semakin lama semakin merosot dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Kita mengalahkan sebuah kepentingan nasional, kepentingan bangsa dan negara, demi kepentingan perut yang tidak jelas argumentasinya. Sampoerna Foundation yang memiliki program peningkatan kualitas sekolah di berbagai di daerah menghadapi kesulitan dengan praktek ‘guru tetap dengan jam kerja tidak tetap’ ini. Bagaimana mungkin kita bisa menjadikan sebuah sekolah menjadi sebuah sekolah yang berkualitas dan setara dengan sekolah-sekolah berkualitas di negara-negara lain jika gurunya saja tidak dapat berkomitmen untuk benar-benar mencurahkan waktu dan kompetensinya kepada sekolah dimana ia mengajar? Sedangkan dengan mengerahkan semua waktu dan kapasitas kita untuk benar-benar berdedikasi ke sekolah kita mengajar saja belum tentu kita bisa bersaing dengan sekolah di negara lain yang sudah maju, apalagi dengan pola kerja yang ‘part timer’ seperti itu. Bahkan banyak guru engganmenyisihkan waktunya untuk kursus atau pelatihan gratis demi peningkatan profesionalisme mereka. Pola pikir bekerja sesedikit mungkin untuk honor sebesar mugkin telah menjadi virus yang berbahaya pada guru-guru kita. Para kepala daerah dan kepala sekolah pun nampaknya tidak berdaya dengan praktek yang telah berlangsung lama ini. Di Malaysia dan Singapura, semua pekerjaan tambahan di luar tugasmengajar tidak memberikan privilege bagi guru untuk pulang ke rumah dan mengerjakannya di rumah. Guru harus tetap berada di sekolah dan melakukan itu semua di sekolah. Jadi tidak boleh pulang lebih awal dengan alasan ‘lebih nyaman membuat persiapan di rumah. Soalnya disambi masak dan mengerjakan tugas rumah tangga lain’, umpamanya. Guru harus tetap berada di sekolah sampai jam kerja habis dan kalau mau mengerjakan tugas sekolah secara ekstra di rumah ya silakan. Guru bekerja secara penuh waktu di sekolah dan mengerjakan tugas-tugasnya di sekolah. Mau membuat lesson plan di sekolah, mengoreksi PR siswa ya di sekolah, membuat portofolio ya di sekolah. Pokoknya tidak ada alasan untuk pulang ke rumah lebih awal dari ketentuan jam kerja dengan alasan mengerjakan tugas sekolah.”It’s unprofessional’, kata mereka. Memang profesionalisme itulah yang tidak kita miliki di dunia pendidikan dan membuat kualitas pendidikan kita menjadi terus merosot dari tahun ke tahun. (Nilai UNAS yang naik dari tahun ke tahun tolong jangan dipakai sebagai patokan dalam menilai profesionalisme guru. “Kagak ade hubungannye.”) Dan itulah yang sedang diusahakan dengan dibuatnya UU Guru dan Dosen. Suatu tantangan yang sangat berat mengingat para guru justru tidak paham dengan tujuan dan tuntutan dari UU tersebut dan mengira bahwa tunjangan dan kesejahteraan bagi guru otomatis akan mereka peroleh begitu persyaratan formal seperti yang tertera dalam UU tesebut dapat mereka penuhi. Bagaimana dengan profesionalisme?Mudah-mudahan jawabannya bukan “Kagak ade hubungannye.”
Balikpapan, 20 Oktober 2006 ( Oleh : Satria Dharma)

06 Februari 2008

Program dan Kegiatan Bidang Dikmen Th. 2008

Posted by Utomo 9:50 PM, under | 1 comment

Dalam rangka mencapai target bidang dikmen tahun 2008, maka disusunlah Program dan kegiatan Bidang Pendidikan Menengah Dinas Dikpora Kabupaten Kendal yang akan dilaksanakan tahun 2008 yaitu :

A. Program Perluasan Akses

  1. Meneruskan pembangunan di SMK N 5 Kendal
  2. Membangun/mendorong penambahan SMK baru (2)
  3. Menambah Ruang kelas baru (4)
  4. Melaksanakan rehabilitasi ruang kelas (2)
  5. Penyelenggaraan SMK kelas jauh (2)
  6. Meneruskan SMA terbuka di SMA Kaliwungu
  7. Pemberian bantuan khusus murid miskin (1148 siswa)

B. Program Peningkatan Mutu dan Relevansi

  1. Pemberian bantuan operasional manajemen mutu di SMK(22 sekolah)
  2. Penambahan alat laboratorium IPA
  3. Pengembangan ICT pada sekolah yang belum menjadi clien ICT (5 sekolah)
  4. Pengembangan Laboratorium komputer di SMA
  5. Pengembangan alat bengkel SMK
  6. Pembangunan Laboratorium IPA
  7. Pembangunan ruang perpustakaan
  8. Pembangunan Laboratorium bahasa
  9. Peningkatan layanan perpustakaan dengan SIM Perpus
  10. Pengembangan carier center tata busana
  11. Pengembangan program keunggulan lokal
  12. Pengembangan kewirausahaan di SMK
  13. Pelaksanaan uji kompetensi di SMK dalam bentuk bantuan
  14. Pelaksanaan latihan ujian nasional dan penjajagan kesiapan ujian nasional
  15. Workshop KTSP
  16. Workshop Pustakawan
  17. Lomba Perpustakaan antar sekolah
  18. Pengusulan rintisan SBI di SMA
  19. Pengiriman KS SBI ke sister school di LN
  20. Pemberian bantuan operasional manajemen mutu SMA
  21. Pengembangan 6 sekolah kategori mandiri (SKM)
  22. Pembinaan guru melalui wadah MGMP
  23. Seleksi siswa teladan
  24. Lomba Mata pelajaran
  25. Olimpiade sains dan geologi
  26. Pelaksanaan pekan POPSMA
  27. Penganugerahan Penghargaan kepada siswa dan guru*) berprestasi Tingkat Propinsi, Nasional dan Internasional
  28. Pemberian Beasiswa prestasi kepada 48 siswa juara OSN Kabupaten
  29. Melaksanakan lomba LKS SMK
  30. Penyiapan lomba pengawas, kepala sekolah dan guru berprestasi*) tingkat Jawa tengah
  31. Lomba Wawasan Wiyata Mandala*)
  32. Rakor Pembinaan Kesiswaan *)
  33. Lomba debat bahasa inggris
  34. Lomba debat bahasa Indonesia
  35. Penilaian Kinerja Kepala SMA/SMK*)
  36. Pembimbingan PTK guru dan PTS pengawas*)
  37. Monitoring evaluasi guru bersertifikat pendidik*)
  38. Pengiriman guru magang di Industri

C. Program Efisiensi manajemen dan pencitraan

  1. Peningkatan peran serta masyarakat melalui Dewan Pendidikan dan BMPS
  2. Revitalisasi MKKS, MGMP dan MKPS*)
  3. Pencitraan SMK melalui ekspo dan publikasi
  4. Pengembangan siaran TV Komunitas di SMK 1 Kendal
  5. Peningkatan web blog JIP

Cuti Bersama Batal

Posted by Unknown 3:22 PM, under | No comments

Dari Kompas.com

Keputusan bersama ini (Keputusan Bersama Menakertrans, Menag & Men PAN RI No.1/men/2008) merupakan keputusan revisi terhadap keputusan bersama sebelumnya . Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufiq Effendi dalam konferensi pers di gedung Departemen Pemberdayaan Aparatur Negara, Jakarta. Selasa, (5/2).

Dalam keputusan sebelumnya cuti bersama ditetapkan delapan hari. Dengan munculnya keputusan bersama yang baru, keputusan yang lama tidak berlaku. Lima hari cuti bersama itu yakni tanggal 11 Januari, 29-30 September, 3 Oktober dan 26 Desember. “Cuti bersama keseluruhan hanya lima hari. Sedangkan cuti bersama tanggal 8 Februari, 2 Mei, 19 Mei dinyatakan tidak berlaku,” kata Taufiq.

Keputusan ini, lanjutnya, diambil dengan mempertimbangkan situasi nasional dan daerah sebagai dampak ekonomi global serta kondisi alam yang memerlukan kesiapan dan perhatian dari semua pihak, terutama jajaran aparatur negara.

Dia menegaskan, cuti yang diambil dalam setahun tidak boleh lebih dari 12 hari. “Kalau sudah ada yang mengambil atau jatahnya sudah habis, dia tidak boleh mengambil cuti bersama lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Taufiq menegaskan, instansi yang berhubungan dengan pelayanan publik tidak boleh berherti beroperasi pada saat cuti bersama. “Instansi yang menyangkut pelayanan publik, seperti rumah sakit, keamanan, pemadam kebakaran, listrik, pelabuhan, perbankan, dan lain-lain tidak boleh berhenti bekerja. Masing-masing instansi harus mengaturnya,” kata dia.

Taufiq mengatakan keputusan ini hanya mengatur pegawai negeri sipil (PNS), sedangkan untuk swasta diatur oleh masing-masing perusahaan. Bagi PNS yang melanggar peraturan akan dikenakan sanksi. Sanksi terberat berupa pemecatan dengan tidak hormat.

SOAL UJIAN NASIONAL 2008

Posted by Unknown 2:17 PM, under | 1 comment

Walaupum judul ini sudah pernah di posting, tapi barangkali untuk lebih memudahkan pencarian kami posting kembali soal-soal UN dari tahun 1986 sampai dengan 2006 dengan cara pencarian yang berbeda. semoga bermanfaat.


Untuk yang membutuhkan soal-soal SD, SMP dan SMK silahkan klik disini


MATEMATIKA IPA dari tahun 1986 s.d 2007

Soal Matematika IPA Tahun 1986
Soal Matematika IPA Tahun 1987
Soal Matematika IPA Tahun 1988
Soal Matematika IPA Tahun 1989
Soal Matematika IPA Tahun 1990
Soal Matematika IPA Tahun 1991
Soal Matematika IPA Tahun 1992
Soal Matematika IPA Tahun 1993
Soal Matematika IPA Tahun 1994
Soal Matematika IPA Tahun 1995
Soal Matematika IPA Tahun 1996
Soal Matematika IPA Tahun 1997
Soal Matematika IPA Tahun 1998
Soal Matematika IPA Tahun 1999
Soal Matematika IPA Tahun 2000
Soal Matematika IPA Tahun 2001
Soal Matematika IPA Tahun 2002
Soal Matematika IPA Tahun 2003
Soal Matematika IPA Tahun 2004
Soal Matematika IPA Tahun 2005
Soal Matematika IPA Tahun 2006
Soal Matematika IPA Tahun 2007a
Soal Matematika IPA Tahun 2007b

MATEMATIKA IPS Tahun 1986 s.d 2000 (nyarinya susah, jadi gak semua)

Soal Matematika IPS Tahun 1986
Soal Matematika IPS Tahun 1987
Soal Matematika IPS Tahun 1988
Soal Matematika IPS Tahun 1989
Soal Matematika IPS Tahun 1990
Soal Matematika IPS Tahun 1993
Soal Matematika IPS Tahun 1994
Soal Matematika IPS Tahun 1995
Soal Matematika IPS Tahun 1996
Soal Matematika IPS Tahun 1997
Soal Matematika IPS Tahun 1998
Soal Matematika IPS Tahun 1999
Soal Matematika IPS Tahun 2000

BAHASA INDONESIA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Bahasa Indonesia Tahun 1986
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1987
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1988
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1989
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1990
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1991
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1992
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1993
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1994
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1995
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1996
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1997
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1998
Soal Bahasa Indonesia Tahun 1999
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2000
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2001
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2002
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2003
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2004
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2005
Soal Bahasa Indonesia Tahun 2006

BAHASA INGGRIS Tahun 1986 s.d 2006

Soal Bahasa Inggris Tahun 1986
Soal Bahasa Inggris Tahun 1987
Soal Bahasa Inggris Tahun 1988
Soal Bahasa Inggris Tahun 1989
Soal Bahasa Inggris Tahun 1990
Soal Bahasa Inggris Tahun 1991
Soal Bahasa Inggris Tahun 1992
Soal Bahasa Inggris Tahun 1993
Soal Bahasa Inggris Tahun 1994
Soal Bahasa Inggris Tahun 1995
Soal Bahasa Inggris Tahun 1996
Soal Bahasa Inggris Tahun 1997
Soal Bahasa Inggris Tahun 1998
Soal Bahasa Inggris Tahun 1999
Soal Bahasa Inggris Tahun 2000
Soal Bahasa Inggris Tahun 2001
Soal Bahasa Inggris Tahun 2002
Soal Bahasa Inggris Tahun 2003
Soal Bahasa Inggris Tahun 2004
Soal Bahasa Inggris Tahun 2005
Soal Bahasa Inggris Tahun 2006

FISIKA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Fisika Tahun 1986
Soal Fisika Tahun 1987
Soal Fisika Tahun 1988
Soal Fisika Tahun 1989
Soal Fisika Tahun 1990
Soal Fisika Tahun 1991
Soal Fisika Tahun 1992
Soal Fisika Tahun 1993
Soal Fisika Tahun 1994
Soal Fisika Tahun 1995
Soal Fisika Tahun 1996
Soal Fisika Tahun 1997
Soal Fisika Tahun 1998
Soal Fisika Tahun 1999
Soal Fisika Tahun 2000
Soal Fisika Tahun 2001
Soal Fisika Tahun 2002
Soal Fisika Tahun 2003
Soal Fisika Tahun 2004
Soal Fisika Tahun 2005
Soal Fisika Tahun 2006

KIMIA Tahun 1986 s.d 2006

Soal Kimia Tahun 1986
Soal KimiaTahun 1987
Soal Kimia Tahun 1988
Soal Kimia Tahun 1989
Soal Kimia Tahun 1990
Soal Kimia Tahun 1991
Soal Kimia Tahun 1992
Soal Kimia Tahun 1993
Soal Kimia Tahun 1994
Soal Kimia Tahun 1995
Soal Kimia Tahun 1996
Soal Kimia Tahun 1997
Soal Kimia Tahun 1998
Soal Kimia Tahun 1999
Soal Kimia Tahun 2000
Soal Kimia Tahun 2001
Soal Kimia Tahun 2002
Soal Kimia Tahun 2003
Soal Kimia Tahun 2004
Soal Kimia Tahun 2005
Soal Kimia Tahun 2006

BIOLOGI Tahun 1986 s.d 2006

Soal Biologi Tahun 1986
Soal Biologi Tahun 1987
Soal Biologi Tahun 1988
Soal Biologi Tahun 1989
Soal Biologi Tahun 1990
Soal Biologi Tahun 1991
Soal Biologi Tahun 1992
Soal Biologi Tahun 1993
Soal Biologi Tahun 1994
Soal Biologi Tahun 1995
Soal Biologi Tahun 1996
Soal Biologi Tahun 1997
Soal Biologi Tahun 1998
Soal Biologi Tahun 1999
Soal Biologi Tahun 2000
Soal Biologi Tahun 2001
Soal Biologi Tahun 2002
Soal Biologi Tahun 2003
Soal Biologi Tahun 2004
Soal Biologi Tahun 2005
Soal Biologi Tahun 2006

EKONOMI Tahun 1986 s.d 2006 Soal Ekonomi Tahun 1986

Soal Ekonomi Tahun 1986
Soal Ekonomi Tahun 1987
Soal Ekonomi Tahun 1988
Soal Ekonomi Tahun 1989
Soal Ekonomi Tahun 1990
Soal Ekonomi Tahun 1991
Soal Ekonomi Tahun 1992
Soal Ekonomi Tahun 1993
Soal Ekonomi Tahun 1994
Soal Ekonomi Tahun 1995
Soal Ekonomi Tahun 1996
Soal Ekonomi Tahun 1997
Soal Ekonomi Tahun 1998
Soal Ekonomi Tahun 1999
Soal Ekonomi Tahun 2000
Soal Ekonomi Tahun 2001
Soal Ekonomi Tahun 2002
Soal Ekonomi Tahun 2003
Soal Ekonomi Tahun 2004
Soal Ekonomi Tahun 2005
Soal Ekonomi Tahun 2006

GEOGRAFI Tahun 2005 s.d 2006

Soal Geografi Tahun 2005
Soal Geografi Tahun 2006

SEJARAH Tahun 1998 s.d 2006

Soal Sejarah Tahun 1998
Soal Sejarah Tahun 1999
Soal Sejarah Tahun 2000
Soal Sejarah Tahun 2001
Soal Sejarah Tahun 2002
Soal Sejarah Tahun 2003
Soal Sejarah Tahun 2004
Soal Sejarah Tahun 2005
Soal Sejarah Tahun 2006

SOSIOLOGI Tahun 1986 s.d 2006

Soal Sosiologi Tahun 1986
Soal Sosiologi Tahun 1987
Soal Sosiologi Tahun 1988
Soal Sosiologi Tahun 1989
Soal Sosiologi Tahun 1990
Soal Sosiologi Tahun 1991
Soal Sosiologi Tahun 1992
Soal Sosiologi Tahun 1993
Soal Sosiologi Tahun 1994
Soal Sosiologi Tahun 1995
Soal Sosiologi Tahun 1996
Soal Sosiologi Tahun 1997
Soal Sosiologi Tahun 1998
Soal Sosiologi Tahun 1999
Soal Sosiologi Tahun 2000
Soal Sosiologi Tahun 2001
Soal Sosiologi Tahun 2002
Soal Sosiologi Tahun 2003
Soal Sosiologi Tahun 2004
Soal Sosiologi Tahun 2005
Soal Sosiologi Tahun 2006

02 Februari 2008

Situs Anak....

Posted by Unknown 3:46 PM, under | No comments

Membaca salah satu artikel nakita yang menyatakan bahwa bermain adalah pangkal pintar bagi anak, maka…., tidak salah kiranya di era komunikasi ini anak juga perlu mengenal internet sebagai ajang permainan edukatifnya, silahkan kunjungiwebsite berikut untuk hiburan edukatif bagi putra-putri anda…, selamat menikmati keindahan dan keriangan bersama anak tercinta di dunia maya ini.

www.menlh.go.id/acil/main.php
www.unikid.co.id
www.kids-space.org
www.geocities.com/kesumawijaya
www.nationalgeografic.com/kids
www.moomilk.com
www.bbc.co.uk/education/teletubbies
www.factmonster.com
www.pawisland.com
www.pbs.org/kratts
www.pbskids.org
www.kidscom.com
www.coolmath4kids.com
www.playkidsgames.com
www.disney.com/kids
www.chavitakidz.com
www.deplujunior.org

01 Februari 2008

REMBUG NASIONAL DEPDIKNAS

Posted by Utomo 6:52 PM, under | 1 comment

”Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) akan menggelar Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2008 pada 4 s.d. 6 Februari 2008. Bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Depdiknas, Sawangan, Depok, kegiatan tahunan ini akan membahas pemantapan sembilan terobosan kebijakan di bidang pendidikan.Sekretaris Jenderal Depdiknas, Dodi Nandika, selaku Ketua Panitia RNP Tahun 2008, menjelaskan, pada RNP 2008 akan dibahas tiga materi pokok yakni, evaluasi capaian kinerja pembangunan pendidikan tahun 2005-2007, pemantapan pelaksanaan sembilan terobosan kebijakan pendidikan, dan peningkatan pemahaman terhadap tujuh isu pokok pendidikan."Tiga isu pokok ini dianggap sangat signifikan sebagai bagian dari pelaksanaan rencana strategis (renstra) Depdiknas 2005-2009," katanya saat memberikan keterangan pers di Gerai Informasi dan Media, Pusat Informasi dan Humas Depdiknas, Jakarta, Rabu (30/1/2008).RNP 2008 dengan tema "Pemantapan Pencapaian Target Renstra 2005-2009" direncanakan dibuka oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo pada Senin, 4 Februari 2008. Kegiatan ini akan diikuti oleh sebanyak 1.225 peserta, terdiri atas para pengambil kebijakan di bidang pendidikan, diantaranya Pimpinan Komisi X DPR RI, Ketua Panitia Ad-Hoc III DPD RI, Pejabat Eselon I dan II Depdiknas, Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota,Ajang ini juga akan melibatkan para rektor perguruan tinggi negeri dan koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis), Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Depdiknas di daerah, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Badan Akreditasi Pendidikan, Atase Pendidikan, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, serta Dubes/KWRI RI di UNESCO.Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan kesepahaman berbagai pihak yang berkaitan dengan pembangunan pendidikan dalam rangka meningkatkan pemerataan dan perluasan akses, meningkatan mutu, relevansi, dan daya saing, serta meningkatkan tata kelola (good governance), akuntabilitas, dan citra publik.Melalui RNP 2008 diharapkan dapat mengevaluasi program dan target kinerja pembangunan pendidikan selama tahun 2005 s.d. 2009 pada tiap-tiap unit utama di Depdiknas. Selain itu, makin mantapnya pelaksanaan sembilan terobosan kebijakan pendidikan.Terobosan kebijakan pendidikan tersebut meliputi pendanaan pendidikan, peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi guru dan dosen, penetapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk e-pembelajaran dan e-administrasi, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.Selanjutnya, rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan, reformasi perbukuan, peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan secara komprehensif, penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan secara komprehensif, serta pendidikan nonformal dan informal untuk menggapai yang tak terjangkau (reaching the unreached).Sementara, tujuh isu pokok pendidikan yakni, penuntasan Program Wajar Dikdas Sembilan Tahun, pemberantasan angka buta aksara, peningkatan akses ke sekolah menengah dan perimbangan jumlah siswa sekolah menengah atas (SMA) dibandingkan dengan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), peningkatan akses dan kualitas perguruan tinggi, terutama melalui peningkatan kapasitas perluasan politeknik, redistribusi guru dan antisipasi kekurangan guru dalam waktu lima tahun ke depan.Selanjutnya, evaluasi pelaksanaan ujian nasional (UN), kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), e-administration, e-learning, akreditasi sekolah/madrasah dan perguruan tinggi, bantuan operasional sekolah (BOS) dan BOS buku, rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kualifikasi dan sertifikasi guru dan dosen, dan pendidikan kecakapan hidup, evaluasi pelaksanaan otonomi satuan pendidikan dan peran serta masyarakat.Pada pembukaan RNP 2008, direncanakan Mendiknas akan meluncurkan beberapa hasil program baru Depdiknas yakni: Nomor Induk Siswa Nasional (NISN); Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN); Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); Pangkalan Data Informasi Berbasis Web (Padati-Web) ; Direktori Doktor; dan Perpustakaan Maya.Selama kegiatan berlangsung, Pusat Informasi dan Humas (PIH) Depdiknas akan menyediakan fasilitas media center guna menunjang kegiatan jurnalistik bagi media cetak dan elektronik.* **(sumber:DEPDIKNAS)

Penanda

Arsip Blog